Sebelum jauh belajar tentang apa itu forex terlebih dahulu kita belajar dasar2 nya dulu, ok gaeys , lets goooo
1.Base currency
Mata uang dasar (base currency) adalah yang pertama dikuotasi dalam pasangan mata uang. Nilainya ditentukan oleh harga mata uang yang dikuotasi terhadapnya. (Contoh, apabila pasangan EUR/USD bernilai 1.3525, maka euro adalah mata uang dasar dan bernilai 1.3525 USD).
2.Balance
Balance (Saldo) adalah hasil akumulasi dari transaksi yang selesai dan penarikkan/deposit dana ke/dari akun trading.
3. Broker
Broker adalah peserta pasar profesional yang melaksanakan deal dengan pengaturan tertentu atas nama dan dalam akun klien atau namanya sendiri dan untuk akun klien dalam skala komutatif dengan pelanggan.
Broker adalah seseorang atau kesatuan yang memiliki izin untuk melakukan operasi pada pasar sekuritas atas nama klien. Mereka dibagi kedalam tiga kelompok. Pertama, broker yang mengambil biaya komisi lebih tinggi dan menyediakan volume penuh dari jasa (broker dengan layanan penuh), termasuk partisipasi dalam distribusi utama dan menyediakan laporan mengenai perusahaan. Kedua, broker menawarkan jangkauan terbatas akan layanan (diskon broker atau pemberi diskon), yang mengenakan biaya untuk rata-rata komisi, tetapi tidak menyediakan seluruh layanan (contohnya, tidak memberikan rekomendasi untuk pembelian/penjualan tipe sekuritas). Dan ketiga, broker diskon yang pada dasarnya melakukan order klien yang tidak membutuhkan layanan back up.
4. Intraday trade
Trading harian (Day trading) adalah strategi pasar yang semakin terkenal karena perkembangan pesat teknologi komputer. Hal ini melibatkan spekulasi dalam fluktuasi jangka pendek dari harga pasar; posisinya seringkali dibuka dan ditutup, terkadang dalam selang waktu beberapa menit. Lazimnya, broker tidak menganjurkan kliennya melakukan deal dengan tipe trading ini, untuk menarik posisi tidak menguntungkan dalam semalam ke hari berikutnya.
5. GAP
Gap adalah pemberhentian dalam diagram kuotasi yang akan muncul ketika perubahan harga yang cepat dan tajam terjadi. Pada grafik, Gap menunjukkan dirinya sendiri sebagai pemberhentian harga yang signifikan yang membuat jarak antara level penutupan dari periode satu dan pembukaan periode lainnya. Anda dapat memeriksa gap hanya menggunakan mode grafik gap - menutup interval dari candlestik Jepang.
Gap sering kali tidak hanya menjadi keonsekuensi tren yang kuat tetapi juga sinyal yang memastikannya. Contoh, apabila pembukaan periode baru dibawah penutupan atau yang sebelumnya, hal ini akan mengarah ke tren yang memungkinkan dari penurunan kuotasi. Setelah gap turun, pergerakkan penurunan kuotasi bergerak lebih jauh ke arah tersebut.
6. Index
Index (nama lain - index saham) adalah kumpulan index dari perubahan harga aset-aset yang dimiliki oleh kelompok tertentu (sekuritas, komoditas, penurunan instrumen finansial) atau biasa juga diistilahkan dengan "jangkauan index-index”.
Lazimnya, angka mutlak dari index-index tidak penting. Perubahan index dengan masalah waktu memiliki nilai yang lebih besar, karena mereka membiarkan untuk menilai mengenai arah umum pergerakkan pasar, bahkan dalam hal tersebut ketika harga saham di dalam "jangkauan index-index" menunjukkan trading campuran. Dengan bergantung pada indikator yang terpilih index saham akan merefeleksikan perlakuan grup sekuritas (atau aset lainnya) atau seluruh pasar (sektor pasar).
Berdasarkan pada data Dow Jones * Co. Inc. ada 2 315 index saham pada akhir 2013 di dunia.
Pada akhir nama index terdapat angka, menunjukkan jumlah saham, dalam skala dimand index dihitung: CAC 40, Nikkei 225, S & P 500.
7. Indicator
Indikator – adalah sinyal pada pasar, definisi dari beberapa perubahan tren. Anda dapat menggunakan indikator berbeda dari analisa teknis apabila bekerja dalam bursa saham atau saham asing, tetapi tidak direkomendasikan untuk menggunakan lebih dari tiga. Untuk pengertian yang lebih baik, penting untuk mengacu pada formula dalam skala dimana mereka dikonstruksi. Formula dapat menjadi rumit atau mudah.
Indikator kategori pertama menentukan tren dan menunjukkan apakah pasar overbought atau oversol. Stochastic dan RSI dapat digolongkan dalam kategori ini. Tidak ada maksud dalam menggunakan keduanya, anda harus mengerti bahwa sinyal apapun harus ditentukan oleh satu indikator, tidak harus memilih satu tipe indikator untuk menentukan pergerakkan pasar. Indikator analisa teknik dibutuhkan untuk menentukan pergerakkan harga atau memastikan sinyal yang ada. Fraktal dapat dilibatkan dalam indikator ini, mereka memastikan sinyak Alligator pada penentuan tren. Tiga indikator yang biasanya digunakan oleh trader: kuantitas untuk penentuan level support dan resistance, indikator tren, yang akan membantu anda untuk menentukan pergerakkan harga jangka panjang. Untuk memilih strategi yang benar, dibutuhkan menggunakan indikator dengan pengukuran yang aman karena mereka tidak dapat memberikan sinyal 100%.
Tidak ada yang dapat memberi anda jaminan komplit dalam mendapatkan profit pada analisa dan trading pada pasar forex. Tentu saja dibutuhkan indikator tetapi diharuskan untuk mengetahui bagaimana memilihnya. Saat ini, ada banyak sekali indikator yang memberikan sinyal yang salah, dan mereka sukses terjual oleh pengembangnya. Seringkali, indikator ini, tidak bekerja. Anda dapat memikirkan untuk memiliki yang lainnya yang akan cocok dengan strategi anda, tetapi anda harus mengetahui bahasa program. Anda dapat menggunakan sistem trading anda sendiri, apabila anda mempelajari bagaimana cara menulis indikator.
Sistem trading dapat secara otomatis membuka posisi, jadi anda dapat membebaskan kebutuhan untuk menganalisa pasar.
8. Account history
Account history (catatan akun) adalah daftar transaksi komplit dan operasi non trading dalam akun trading.
9. Client's terminal
Client's terminal (Terminal Klien) adalah MetaTrader 4.xx software, dimana klien mendapatkan informasi mengenai trader dalam pasar finansial dalam mode real-time (kuantitas ditentukan oleh perusahaan), melakukan analisa teknik pasar, membuat transaksi, menetapkan/merubah/membatalkan order, dan menerima pesan dari perusahaan.
10. Conversion arbitrage transactions
Ini adalah transaksi antara perusahaan dengan klien mengenai pembelian atau penjualan mata uang / CFD, yang menyatakan eksekusi paling tidak dua deal berlawanan jual/beli yang melibatkan kontrak volume yang sama.
11. Leverage
Leverage adalah rasio antara jumlah jaminan dan dana yang dipinjam yang dialokasikan untuk trading: 1:100, 1:200, 1:500. Leverage 1:100 berarti untuk transaksi yang dilakukan anda harus memiliki akun trading dengan broker dalam jumlah 100 kali lebih kecil daripada jumlah transaksi.
Koefisien kredit disebut leverage. Nilainya dapat bervariasi dari 1:1 ke 1:500, yang berarti klien mempunyai peluang untuk membeli/menjual mata uang melebihi jumlah jaminan 500 kali! Sebagai contoh, jika trader memilih leverage 1:100 untuk akun trading dan membuat deposit 100 USD, maka ia memiliki peluang untuk membeli mata uang dengan jumlah mencapai 100*100=10 000 USD. Setelah pembelian mata uang, jika ada pergerakan yang menguntungkan trader dapat melakukan transaksi, sehingga tingkat keuntungan bervariasi. Yaitu, jika ia menyelesaikan transaksinya. Pada saat penutupan penawaran, kredit secara otomatis tutup, jumlah jaminan tetap pada akun trader sebagaimana juga dengan seluruh keuntungan. Skema inilah yang memungkinkan kita untuk dapat menghasilkan profit yang signifikan, terkadang melebihi jumlah dari jaminan yang terlibat dalam transaksi tertentu, dengan adanya perubahan kecil dalam kurs mata uang asing. Resiko trader terbatas hanya pada jumlah jaminan, karena dealer keuangan (pusat transaksi) tidak menyediakan jumlah mata uang sebenarnya untuk jumlah keseluruhan dari transaksi yang dibuka, tapi hanya menjamin deposit kerugian atau keuntungan yang dijumlahkan seluruhnya pada penutupan transaksi. Penutupan dari sebuah transaksi adalah kebalikannya: karena membeli sejumlah mata uang artinya menjual volume yang sama dari mata uang tersebut dan sebaliknya.
"Definisi leverage tidak bisa dipisahkan dengan margin. Namun, jika dipelajari lebih dalam, terdapat perbedaan dari kedua konsep ini. Tapi, ada satu manfaat untuk pemborong saham: semakin besar leverage maka semakin besar rasio dari dana dan peluang transaksi spekulatif setelahnya. Namun, bagaimana pengaruhnya terhadap trading? Mari kita mulai dengan sejarah dari marjin.
Pada awalnya, prinsip trading margin terkait dengan transaksi dalam pasar komoditas. Pada abad ke 19, bursa komoditas merupakan pasar dimana transaksi trading dilakukan secara tunai. Broker, yang menyediakan layanan untuk pelaksanaan transaksi, transfer uang dan manajemen akun merupakan dealer pada pasar-pasar tersebut. Broker mempertahankan akun dengan menggunakan metode recording khusus, yang disebut "circle" recording. Metode ini merupakan yang paling efisien untuk menyelesaikan akun di antara klien pada penjualan kembali barang-barang yang sering terjadi. Metode perhitungan circle tersebut telah diterapkan pada pasar futures sampai dengan tahun 1920-an selama memenuhi kebutuhan pasar tersebut. Dalam susunan metode ini, anggota bursa yang membuat transaksi akan memenuhi kewajiban mereka yang ditetapkan oleh kontrak sebagai pihak dalam perjanjian. Mereka adalah satu-satunya yang bertanggung jawab atas pelaksanaan kewajiban transaksi. Berkat sistem pembayaran tersebut klien tidak perlu deposit dana mereka sendiri untuk menjamin pemenuhan secara finansial setiap kontrak pertukaran yang ditradingkan dan dapat menikmati trading dengan harga yang lebih rendah. Metode penyelesaian sebelumnya lebih menguntungkan untuk tahap trading tersebut, ketika sebagian besar transaksi murni komersial, yaitu pembelian dan penjualan kontrak menunjukkan permintaan riil untuk barang-barang atau barang itu sendiri. Para anggota bursa harus memiliki aset keuangan yang besar untuk menjamin pelaksanaan kewajiban-kewajiban dalam kondisi apapun.
Tetapi pada awal abad lalu, karena transaksi spekulatif tumbuh dengan besar, teknologi manajemen risiko yang lebih inovatif muncul di bagian broker, margin trading merupakan pilihan penting bagi mereka yang ingin membuat keberuntungan mereka dari jumlah yang uang yang sedikit (trader) dan mereka yang membuat keuntungan yang bagus dari keinginan tersebut (broker). Jadi, jika berbicara tentang Forex adalah topikal, maka ini saatnya untuk pindah ke konsep leverage. "
12. Contract For Difference

Contract for Difference (CFD) adalah kontrak yang membuat satu pihak dapat melakukan operasi spekulatif dengan aset finansial yang pasti tanpa pengiriman fisik.
13. Quotation
Istilah "to quote" data dari kata kerja Perancis "coter" yang berarti menandakan/memberi label dengan angka. Quotation (kuotasi) adalah nilai dari satu unit mata uang, disebut dalam nilai mata uang lain.
Contohnya, nilai EUR/USD berada pada level 1,2750. Itu berarti bahwa euro bernilai 1,2750 dolar dalam konteks ini. Dengan ini, mata uang yang dijual atau dibeli, merupakan mata uang dasar. Mata uang yang dikuotasi adalah yang harga mata uang dasarnya disebut. Jadi dalam pasangan EUR/USD, euro adalah mata uang dasar, mata uang yang dikuotassi adalah dolar. Mata uang dasar selalu merupakan yang pertama pada pasangan. Seluruh operasi dilakukan hanya dengan mata uang dasar. Euro (EUR) selalu berlaku sebagai mata uang dasar. Pound Inggris (GBP) juga merupakan mata uang dasar di seluruh pasangan mata uang, kecuali jika dipasangkan dengan Euro. Yen jepang (JPY) hanya satu-satunya mata uang yang dikuotasi.
Kuotasi dapat berupa langsung atau kebalikkan. Kuotasi langsung menunjukkan kuantitas mata uang nasional per unit asing: USD/JPY , USD/CHF, USD/CAD, dll. Kuotasi terbalik menunjukkn jumlah mata uang asing per unit nasional: EUR/USD, GBP/USD, AUD/USD dan lainnya. Ada dua pembacaan dalam kuotasi. Contohnya, EUR/USD setara dengan 1,2750-1,2750. Harga penjualan mata uang dasar diletakkan pada tempat pertama (bid atau penawaran). Hasilnya, perkiraan kedua - Ask (Permintaan) atau Offer (penawaran) - adalah harga harga mata uang dasar atau yang dikuotasi. Perbendaan antara nilai tersebut disebut Spread. Ukuran Spread bergantung pada pasangan mata uang dalam petanyaan, jumlah deal, dan perilaku pasar. Kuotasi menunjukkan lingkungan pasar, pembentukkan selama trading, dan rasio permintaan dan pasokkan.
14. Cross-rate

Cross – rates sering digunakan dalam operasi pasar dunia. Apakah yang dimaksud dengan Cross-rate?
Cross – rate adalah rasio antara dua mata uang, yang dihasilkan dari nilai mereka melawan kuotasi mata uang ketiga. Lazimnya, pada operasi pasar dunia, Cross-rate digunakan, dimana dolar AS berlaku sebagai mata uang ketiga, karena dolar Amerika bukanlah satu-satunya mata uang utama, tetapi juga mata uang transaksi di hampir seluruh transaksi tukar-menukar. Contohnya, CHF/JPY, GBP/CHF, EUR/GBP, EUR/CHF, EUR/JPY. Kalkulasi pada cross-rate berikut GBP/JPY, GBP/CHF, EUR/CHF, EUR/JPY ditentukan oleh perkalian: GBP/JPY = GBP/USD x USD/JPY, GBP/CHF = GBP/USD x USD/CHF, EUR/CHF = EUR/USD x USD/CHF, EUR/JPY = EUR/USD x USD/JPY. Contohnmya, apabila nilai EUR/USD sebesar 1,0100 dan pada nilai USD/JPY 123,50, maka EUR/JPY akan sama dengan 1,0100 x 123,50 = 124,73. Kalkulasi pada cross-rate EUR/GBP, CHF/JPY ditentukan dengna divisi: EUR/GBP = EUR/USD / GBP/USD, CHF/JPY = USD/CHF / USD/JPY. Contohnya, apabila nilai EUR/USD 1,0100 dan GBP/USD 1,5720, maka EUR/GBP akan sama dengan 1,0100 / 1,5720 = 0,6425.
15. Liquidity
Liquidity (likuiditas) adalah perilaku pasar atau keamanan yang pasti, ditentukan dalam pembelian atau penjualan mungkin dilakukan secara cepat oleh investor tanpa harus mengalami kerugian yang signifikan. Dalam sektor perbankan hal ini menjelaskan kesempatan bank dalam melakukan pembayaran terkini dan untuk bertanggung jawab akan kewajibannya oleh dana moneter.
16. Client's log file
Client's log file adalah file yang dibuat oleh terminal klien yang merekam seluruh permintaan dan order yang dikirim oleh klien kepada dealer secara akurat.
17. Server's log file
Server log file, adalah file yang dibuat oleh server yang mencatat seluruh permintaan dan order yang diterima dealer dari klien sama halnya dengan memproses hasil dengan ketepatan.
18. Margin

Margin adalah jumlah uang yang tersedia dalam akun yang dapat digunakan untuk membuka deal.
19. Non-market

Kuotasi non market adalah kuotasi (level harga) didalam gap harga, beberapa tanda harga dari nilai yangf sama, yang membentuk price gap (selisih harga), tampilan kuotasi karena kekacauan harga dan level harga yang dikembangkan tanpa statistik makro ekonomi apapun, dengan dampak besar dalam nilai.
20. Normal market conditions

Normal market conditions - pernyataan pasar, melengkapi masing-masing syarat berikut: ketiadaan terobosan yang dapat terlihat dalam hubungan dengan kuotasi platform trading; ketiadaan dinamika dorongan harga; ketiadaan selisih harga yang penting.
21. Trading operation volume

Trade operation volume (Volume operasi trading) adalah jumlah lot yang digandakan oleh ukuran lot.
22. Order

Order adalah perintah untuk melakukan transaksi tertentu dalam akun. Ada tipe yang berbeda-beda dalam order yang bergantung pada pasar dan instrumennya. Selain itu, susunan tipe order yang tersedia dengan broker yang berbeda juga dapat bervariasi dan dapat termasuk (khususnya pada pasar saham) perintah yang sedikit berbeda. Jangan tetapkan order, jika anda tidak terlalu jelas dengan artinya!
23. Open position

Open position (posisi terbuka) adalah hasil dari bagian pertama transaksi yang sudah selesai. Pada pembukaan posisi, klein menyetujui kewajiban berikut: melakukan deal kebalikan dari jumlah yang sama; mengelola ekuitas (level)tidak lebih rendah dari 10% margin yang dibutuhkan.
24. Market opening

Market opening (pembukaan pasar) adalah permulaan trading setelah akhir pekan, hari libur, atau sisa interval antara sesi trading.
25. Pending order

Pending order adalah penetapan untuk pembukaan posisi trading dan merupakan permintaan untuk pembelian/penjualan pasangan mata uang dalam hal pencapaian tingkat pasar, nilai, dan yang disebutkan dalam order.
Terdapat empat tipe pending order:
Buy Limit – membeli ketika harga permintaan sama dengan nilai yang disertakan. Dengan ini, level harga saat ini lebih dari nilai penetapan order. Khususnya, order dari tipe ini ditetapkan bergantung pada harga instrumen, dengan diturunkannya ke level tertentu, akan memberhentikan penurunannya dan akan naik. Anda dapat menetapkan order Buy Limit diatas harga permintaan yang ada, Anda harus menggunakan order tipe Buy Stop untuk hal ini.
Buy Stop – membeli ketika harga permintaan mendatang sama dengan nilai yang ada. Dalam hal ini, level harga yang ada kurang dari nilai order penetapan. Khususnya, order tipe ini ditetapkan dalam kepercayaan bahwa harga instrumen akan menguasai beberapa level dan terus naik. Anda dapat menetapkan order Buy Stop di bawah harga permintaan yang ada, Anda harus menggunakan order tipe Buy Limit untuk hal ini.
Sell Limit – menjual ketika harga penawaran mendatang sama dengan nilai yang ada. Dalam hal ini, level harga kurang dari nilai order yang ditetapkan. Khususnya, order tipe ini ditetapkan berdasarkan kepercayaan harga instrumen, dengan ditingkatkanya ke level tertentu, akan menghentikan kenaikkan dan mulai menurun. Anda dapat menetapkan order Sell Limit di bawah harga penawaran yang ada, Anda harus menggunakan tipe order Sell Stop untuk hal ini.
Sell Stop – menjual ketika harga penawaran mendatang sama dengan nilai yang ada. Dalam hal ini, level harga saat ini lebih dari nilai order yang ditetapkan. Khususnya, order tipe ini ditetapkan dalam kepercayaan bahwa harga instrumen, dengan diturunkan ke level tertentu, akan meneruskan penurunan. Anda dapat menetapkan order Sell Stop di atas harga penawaran yang ada, Anda harus menggunakan tipe order Sell Limit untuk hal ini.
Untuk menetapkan pending order, Anda harus mengklik "New Order" dan mengubah tipe order dari "Immediate Execution" menjadi "Pending Order".
Ketika Anda memilih tipe "Pending order", beberapa kolom akan muncul, dimana Anda harus menyertakan syarat eksekusi order:
- pasangan mata uang, volume, dan nilai posisi yang terbuka, untuk memilih tipe order, stop loss dan take profit, dan, jika diharuskan, menyediakan komentar Anda dan untuk menetapkan tanggal batas akhir saat pending order akan dihilangkan dari program.
Setelah menetapkan karakteristik yang diharuskan, tekan "Set order" untuk persetujuan syarat penempatan order dan eksekusi. Anda dapat melihat order dalam kolom "Terminal", tab "trade". Untuk mengubah syarat pending order atau untuk menghapusnya, Anda harus mengklik kanan dan pilih "modify or remove the order" dalam menu yang muncul.
26. Pips

Pip atau poin adalah perubahan terkecil dalam harga. Contoh, untuk harga awal sebesar 1,1244 tetapi menjadi setara dengan 1,1245, berubah sebanyak 1 pip (poin).
26. Pipsing
Sebenarnya, pendekatan pada trading sedikit rumit, tetapi disamping itu, hampir semua pemula mencoba melakukan trading dalam berbagai cara.
Mengenai metodenya,
Pendekatan ini digunakan untuk menghasilkan profit dari fluktuasi dalam satu hari. Selama satu hari, beberapa trader membuat lebih dari 200 deal, periode posisi dalam hal ini sekitar beberapa menit. Tentu saja, profit oleh posisi ini secara terpisah berukuran kecil, tetapi dapat mencapai jumlah yang signifikan dalam total.
Gagasan dari pipsers – menghasilkan keuntungan dalam pergerakkan intraday. Rata-rata selama satu hari, mata uang bergerak sekitar 50-60 poin. Namun, hal ini dapat dikalkulasikan apabila kita mengambil harga dari pembukaan hari dan harga penutupan hari. Tetapi apabila kita mengingat, nilai mata uang tidak terus naik atau turun dalam satu hari, tetapi membuat fluktuasi yang tidak signifikan, ini akan menjadi akhir bahwa mata uang bergerak untuk poin yang lebih banyak di satu hari. Pipsers mencoba menangkap fluktuasi tersebut.
Pendekatan ini dibandingkan dengan rulet - metode bermain yang sama, kira-kira kesempatan yang sama, walaupun kemungkinan kemenangan pada Forex menggunakan pendekatan ini dua kali lebih tinggi.
Sistem ini sangat buruk. Ada beberapa alasan untuk hal ini.
1. Mencoba untuk tidak meleawatkan pergerakkan nilai bahkan yang terkecil, pipser menggunakan level batas kerugian (stop-loss) yang sangat dekat dengan pasar.
Dalam penetapan level ini, kemungkinan mendapat kerugian selama keriuhan pasar sangat tinggi, bahkan apabila anda menentukan arah tren dengan benar tetapi salah menilai kekuatan kenaikkan atau pertahanan. Sangat mudah untuk membuat kesalahan dalam mengetahui arah untuk jam selanjutnya. Lebih sulit lagi untuk menentukan tujuan pergerakkan harian.
Keputusan paling sederhana dalam melindungi dari eksekusi order yang menetapkan kerugian adalah ketiadaan order ini, tetapi kemudian anda memiliki resiko untuk kehilangan lebih banyak dana setelah pergerakkan yang cepat menentang anda, ketika harga bergerak tidak terlihat mundur ke level tersebut dalam beberapa menit atau mungkin jam. Trading dengan bagian besar deposit tanpa menggunakan Stop-Loss dapat mengarah pada Margin Call, contohnya kehilangan seluruh deposit.
2. Tekanan ketika anda melakukan trading dengan uang sebenarnya. Biasanya, strategi ini pertama digunakan pada akun DEMO, dimana anda hanya menggunakan uang virtual, jadi tidak ada ketakutan untuk kehilangan, dan eksekusi order dibuat secara otomatis, instant.
Jadi ada beberapa faktor, kecepatan eksekusi permintaan dan tekanan yang akan memburuk bersamaan dengan setiap pip dari perubahan harga menentang keinginan anda. Pipsing memberikan tekanan terus menerus yang disebabkan oleh tekanan dari keputusan rasional yang tidak dapat anda buat.
Dan juga kami harus sebutkan bahwa broker tidak menyukai klien yang meminta sejumlah besar operasi. Ada beberapa batas kuantitas permintaan dalam satu uni waktu dan pelanggan yang meminta order terus menerus setiap detik dapat diminta untuk menutup akun.
Scalping lebih dekat dengan pencapaian beberapa hasil positif. Hampir sama dengan pipsing, tetapi tujuannya lebih dari beberapa pip dalam satu posisi.
Ini adalah beberapa peraturan dalam taktik Scalping:
Pekerjaan serempak dengan beberapa pasang mata uang dan usaha investigasi pergerakkan mereka. 90 persen sistem ini berdasarkan pada pergerakkan kelompok mata uang melawan dolar AS. Walaupun ada sistem berdasarkan pada euro dan pound. Mesin mata uang dan mata uang yang ada telah dipilih, contohnya EUR/USD dipilih sebagai alarm, AUD/USD adalah mata uang untuk trading (seharusnya, merkea bergerak dengan penundaan dibandingkan dengan euro). Grafik M1 atau grafik garis dipilih. Mayoritas manipulasi dilakukan oleh order.
Keterangan diatas didiskusikan secara aktif pada forum yang berbeda. Penggunaan pendekatan ini membutuhkan kesabaran dan reaksi yang baik.
27. Fully completed transaction
"Complete closed transaction" - transaksi yang benar-benar selesai terdiri dari dua operasi trading yang berlawanan dengan volume yang sama (posisi pembukaan atau penutupan): pembelian dengan penjualan lebih lanjut atau penjualan diikuti oleh pembelian.
27. Quotations' flow
Quotation's Flow atau laju kuotasi adalah harga untuk setiap instrumen dalam platform trading.
28. Point
Point (pip) adalah perubahan terkecil dalam harga mata uang dalam angka kuotasi terakhir (angka terakhir dari desimal)
29. Free margin
Free Margin - dana yang tidak digunakan untuk keamanan posisi yang dibuka. Free margin dikalkulasikan dengan rumus: Free Margin = Equity – Margin.
30.Swap (swap - storage)
Swap adalah jumlah uang yang ditambahkan ataupun dikurangkan pada akun klien karena melewatkan posisi terbuka lebih dari semalam.
1.Base currency
Mata uang dasar (base currency) adalah yang pertama dikuotasi dalam pasangan mata uang. Nilainya ditentukan oleh harga mata uang yang dikuotasi terhadapnya. (Contoh, apabila pasangan EUR/USD bernilai 1.3525, maka euro adalah mata uang dasar dan bernilai 1.3525 USD).
2.Balance
Balance (Saldo) adalah hasil akumulasi dari transaksi yang selesai dan penarikkan/deposit dana ke/dari akun trading.
3. Broker
Broker adalah peserta pasar profesional yang melaksanakan deal dengan pengaturan tertentu atas nama dan dalam akun klien atau namanya sendiri dan untuk akun klien dalam skala komutatif dengan pelanggan.
Broker adalah seseorang atau kesatuan yang memiliki izin untuk melakukan operasi pada pasar sekuritas atas nama klien. Mereka dibagi kedalam tiga kelompok. Pertama, broker yang mengambil biaya komisi lebih tinggi dan menyediakan volume penuh dari jasa (broker dengan layanan penuh), termasuk partisipasi dalam distribusi utama dan menyediakan laporan mengenai perusahaan. Kedua, broker menawarkan jangkauan terbatas akan layanan (diskon broker atau pemberi diskon), yang mengenakan biaya untuk rata-rata komisi, tetapi tidak menyediakan seluruh layanan (contohnya, tidak memberikan rekomendasi untuk pembelian/penjualan tipe sekuritas). Dan ketiga, broker diskon yang pada dasarnya melakukan order klien yang tidak membutuhkan layanan back up.
4. Intraday trade
Trading harian (Day trading) adalah strategi pasar yang semakin terkenal karena perkembangan pesat teknologi komputer. Hal ini melibatkan spekulasi dalam fluktuasi jangka pendek dari harga pasar; posisinya seringkali dibuka dan ditutup, terkadang dalam selang waktu beberapa menit. Lazimnya, broker tidak menganjurkan kliennya melakukan deal dengan tipe trading ini, untuk menarik posisi tidak menguntungkan dalam semalam ke hari berikutnya.
5. GAP
Gap adalah pemberhentian dalam diagram kuotasi yang akan muncul ketika perubahan harga yang cepat dan tajam terjadi. Pada grafik, Gap menunjukkan dirinya sendiri sebagai pemberhentian harga yang signifikan yang membuat jarak antara level penutupan dari periode satu dan pembukaan periode lainnya. Anda dapat memeriksa gap hanya menggunakan mode grafik gap - menutup interval dari candlestik Jepang.
Gap sering kali tidak hanya menjadi keonsekuensi tren yang kuat tetapi juga sinyal yang memastikannya. Contoh, apabila pembukaan periode baru dibawah penutupan atau yang sebelumnya, hal ini akan mengarah ke tren yang memungkinkan dari penurunan kuotasi. Setelah gap turun, pergerakkan penurunan kuotasi bergerak lebih jauh ke arah tersebut.
6. Index
Index (nama lain - index saham) adalah kumpulan index dari perubahan harga aset-aset yang dimiliki oleh kelompok tertentu (sekuritas, komoditas, penurunan instrumen finansial) atau biasa juga diistilahkan dengan "jangkauan index-index”.
Lazimnya, angka mutlak dari index-index tidak penting. Perubahan index dengan masalah waktu memiliki nilai yang lebih besar, karena mereka membiarkan untuk menilai mengenai arah umum pergerakkan pasar, bahkan dalam hal tersebut ketika harga saham di dalam "jangkauan index-index" menunjukkan trading campuran. Dengan bergantung pada indikator yang terpilih index saham akan merefeleksikan perlakuan grup sekuritas (atau aset lainnya) atau seluruh pasar (sektor pasar).
Berdasarkan pada data Dow Jones * Co. Inc. ada 2 315 index saham pada akhir 2013 di dunia.
Pada akhir nama index terdapat angka, menunjukkan jumlah saham, dalam skala dimand index dihitung: CAC 40, Nikkei 225, S & P 500.
7. Indicator
Indikator – adalah sinyal pada pasar, definisi dari beberapa perubahan tren. Anda dapat menggunakan indikator berbeda dari analisa teknis apabila bekerja dalam bursa saham atau saham asing, tetapi tidak direkomendasikan untuk menggunakan lebih dari tiga. Untuk pengertian yang lebih baik, penting untuk mengacu pada formula dalam skala dimana mereka dikonstruksi. Formula dapat menjadi rumit atau mudah.
Indikator kategori pertama menentukan tren dan menunjukkan apakah pasar overbought atau oversol. Stochastic dan RSI dapat digolongkan dalam kategori ini. Tidak ada maksud dalam menggunakan keduanya, anda harus mengerti bahwa sinyal apapun harus ditentukan oleh satu indikator, tidak harus memilih satu tipe indikator untuk menentukan pergerakkan pasar. Indikator analisa teknik dibutuhkan untuk menentukan pergerakkan harga atau memastikan sinyal yang ada. Fraktal dapat dilibatkan dalam indikator ini, mereka memastikan sinyak Alligator pada penentuan tren. Tiga indikator yang biasanya digunakan oleh trader: kuantitas untuk penentuan level support dan resistance, indikator tren, yang akan membantu anda untuk menentukan pergerakkan harga jangka panjang. Untuk memilih strategi yang benar, dibutuhkan menggunakan indikator dengan pengukuran yang aman karena mereka tidak dapat memberikan sinyal 100%.
Tidak ada yang dapat memberi anda jaminan komplit dalam mendapatkan profit pada analisa dan trading pada pasar forex. Tentu saja dibutuhkan indikator tetapi diharuskan untuk mengetahui bagaimana memilihnya. Saat ini, ada banyak sekali indikator yang memberikan sinyal yang salah, dan mereka sukses terjual oleh pengembangnya. Seringkali, indikator ini, tidak bekerja. Anda dapat memikirkan untuk memiliki yang lainnya yang akan cocok dengan strategi anda, tetapi anda harus mengetahui bahasa program. Anda dapat menggunakan sistem trading anda sendiri, apabila anda mempelajari bagaimana cara menulis indikator.
Sistem trading dapat secara otomatis membuka posisi, jadi anda dapat membebaskan kebutuhan untuk menganalisa pasar.
8. Account history
Account history (catatan akun) adalah daftar transaksi komplit dan operasi non trading dalam akun trading.
9. Client's terminal
Client's terminal (Terminal Klien) adalah MetaTrader 4.xx software, dimana klien mendapatkan informasi mengenai trader dalam pasar finansial dalam mode real-time (kuantitas ditentukan oleh perusahaan), melakukan analisa teknik pasar, membuat transaksi, menetapkan/merubah/membatalkan order, dan menerima pesan dari perusahaan.
10. Conversion arbitrage transactions
Ini adalah transaksi antara perusahaan dengan klien mengenai pembelian atau penjualan mata uang / CFD, yang menyatakan eksekusi paling tidak dua deal berlawanan jual/beli yang melibatkan kontrak volume yang sama.
11. Leverage
Leverage adalah rasio antara jumlah jaminan dan dana yang dipinjam yang dialokasikan untuk trading: 1:100, 1:200, 1:500. Leverage 1:100 berarti untuk transaksi yang dilakukan anda harus memiliki akun trading dengan broker dalam jumlah 100 kali lebih kecil daripada jumlah transaksi.
Koefisien kredit disebut leverage. Nilainya dapat bervariasi dari 1:1 ke 1:500, yang berarti klien mempunyai peluang untuk membeli/menjual mata uang melebihi jumlah jaminan 500 kali! Sebagai contoh, jika trader memilih leverage 1:100 untuk akun trading dan membuat deposit 100 USD, maka ia memiliki peluang untuk membeli mata uang dengan jumlah mencapai 100*100=10 000 USD. Setelah pembelian mata uang, jika ada pergerakan yang menguntungkan trader dapat melakukan transaksi, sehingga tingkat keuntungan bervariasi. Yaitu, jika ia menyelesaikan transaksinya. Pada saat penutupan penawaran, kredit secara otomatis tutup, jumlah jaminan tetap pada akun trader sebagaimana juga dengan seluruh keuntungan. Skema inilah yang memungkinkan kita untuk dapat menghasilkan profit yang signifikan, terkadang melebihi jumlah dari jaminan yang terlibat dalam transaksi tertentu, dengan adanya perubahan kecil dalam kurs mata uang asing. Resiko trader terbatas hanya pada jumlah jaminan, karena dealer keuangan (pusat transaksi) tidak menyediakan jumlah mata uang sebenarnya untuk jumlah keseluruhan dari transaksi yang dibuka, tapi hanya menjamin deposit kerugian atau keuntungan yang dijumlahkan seluruhnya pada penutupan transaksi. Penutupan dari sebuah transaksi adalah kebalikannya: karena membeli sejumlah mata uang artinya menjual volume yang sama dari mata uang tersebut dan sebaliknya.
"Definisi leverage tidak bisa dipisahkan dengan margin. Namun, jika dipelajari lebih dalam, terdapat perbedaan dari kedua konsep ini. Tapi, ada satu manfaat untuk pemborong saham: semakin besar leverage maka semakin besar rasio dari dana dan peluang transaksi spekulatif setelahnya. Namun, bagaimana pengaruhnya terhadap trading? Mari kita mulai dengan sejarah dari marjin.
Pada awalnya, prinsip trading margin terkait dengan transaksi dalam pasar komoditas. Pada abad ke 19, bursa komoditas merupakan pasar dimana transaksi trading dilakukan secara tunai. Broker, yang menyediakan layanan untuk pelaksanaan transaksi, transfer uang dan manajemen akun merupakan dealer pada pasar-pasar tersebut. Broker mempertahankan akun dengan menggunakan metode recording khusus, yang disebut "circle" recording. Metode ini merupakan yang paling efisien untuk menyelesaikan akun di antara klien pada penjualan kembali barang-barang yang sering terjadi. Metode perhitungan circle tersebut telah diterapkan pada pasar futures sampai dengan tahun 1920-an selama memenuhi kebutuhan pasar tersebut. Dalam susunan metode ini, anggota bursa yang membuat transaksi akan memenuhi kewajiban mereka yang ditetapkan oleh kontrak sebagai pihak dalam perjanjian. Mereka adalah satu-satunya yang bertanggung jawab atas pelaksanaan kewajiban transaksi. Berkat sistem pembayaran tersebut klien tidak perlu deposit dana mereka sendiri untuk menjamin pemenuhan secara finansial setiap kontrak pertukaran yang ditradingkan dan dapat menikmati trading dengan harga yang lebih rendah. Metode penyelesaian sebelumnya lebih menguntungkan untuk tahap trading tersebut, ketika sebagian besar transaksi murni komersial, yaitu pembelian dan penjualan kontrak menunjukkan permintaan riil untuk barang-barang atau barang itu sendiri. Para anggota bursa harus memiliki aset keuangan yang besar untuk menjamin pelaksanaan kewajiban-kewajiban dalam kondisi apapun.
Tetapi pada awal abad lalu, karena transaksi spekulatif tumbuh dengan besar, teknologi manajemen risiko yang lebih inovatif muncul di bagian broker, margin trading merupakan pilihan penting bagi mereka yang ingin membuat keberuntungan mereka dari jumlah yang uang yang sedikit (trader) dan mereka yang membuat keuntungan yang bagus dari keinginan tersebut (broker). Jadi, jika berbicara tentang Forex adalah topikal, maka ini saatnya untuk pindah ke konsep leverage. "
12. Contract For Difference

Contract for Difference (CFD) adalah kontrak yang membuat satu pihak dapat melakukan operasi spekulatif dengan aset finansial yang pasti tanpa pengiriman fisik.
13. Quotation
Istilah "to quote" data dari kata kerja Perancis "coter" yang berarti menandakan/memberi label dengan angka. Quotation (kuotasi) adalah nilai dari satu unit mata uang, disebut dalam nilai mata uang lain.
Contohnya, nilai EUR/USD berada pada level 1,2750. Itu berarti bahwa euro bernilai 1,2750 dolar dalam konteks ini. Dengan ini, mata uang yang dijual atau dibeli, merupakan mata uang dasar. Mata uang yang dikuotasi adalah yang harga mata uang dasarnya disebut. Jadi dalam pasangan EUR/USD, euro adalah mata uang dasar, mata uang yang dikuotassi adalah dolar. Mata uang dasar selalu merupakan yang pertama pada pasangan. Seluruh operasi dilakukan hanya dengan mata uang dasar. Euro (EUR) selalu berlaku sebagai mata uang dasar. Pound Inggris (GBP) juga merupakan mata uang dasar di seluruh pasangan mata uang, kecuali jika dipasangkan dengan Euro. Yen jepang (JPY) hanya satu-satunya mata uang yang dikuotasi.
Kuotasi dapat berupa langsung atau kebalikkan. Kuotasi langsung menunjukkan kuantitas mata uang nasional per unit asing: USD/JPY , USD/CHF, USD/CAD, dll. Kuotasi terbalik menunjukkn jumlah mata uang asing per unit nasional: EUR/USD, GBP/USD, AUD/USD dan lainnya. Ada dua pembacaan dalam kuotasi. Contohnya, EUR/USD setara dengan 1,2750-1,2750. Harga penjualan mata uang dasar diletakkan pada tempat pertama (bid atau penawaran). Hasilnya, perkiraan kedua - Ask (Permintaan) atau Offer (penawaran) - adalah harga harga mata uang dasar atau yang dikuotasi. Perbendaan antara nilai tersebut disebut Spread. Ukuran Spread bergantung pada pasangan mata uang dalam petanyaan, jumlah deal, dan perilaku pasar. Kuotasi menunjukkan lingkungan pasar, pembentukkan selama trading, dan rasio permintaan dan pasokkan.
14. Cross-rate

Cross – rates sering digunakan dalam operasi pasar dunia. Apakah yang dimaksud dengan Cross-rate?
Cross – rate adalah rasio antara dua mata uang, yang dihasilkan dari nilai mereka melawan kuotasi mata uang ketiga. Lazimnya, pada operasi pasar dunia, Cross-rate digunakan, dimana dolar AS berlaku sebagai mata uang ketiga, karena dolar Amerika bukanlah satu-satunya mata uang utama, tetapi juga mata uang transaksi di hampir seluruh transaksi tukar-menukar. Contohnya, CHF/JPY, GBP/CHF, EUR/GBP, EUR/CHF, EUR/JPY. Kalkulasi pada cross-rate berikut GBP/JPY, GBP/CHF, EUR/CHF, EUR/JPY ditentukan oleh perkalian: GBP/JPY = GBP/USD x USD/JPY, GBP/CHF = GBP/USD x USD/CHF, EUR/CHF = EUR/USD x USD/CHF, EUR/JPY = EUR/USD x USD/JPY. Contohnmya, apabila nilai EUR/USD sebesar 1,0100 dan pada nilai USD/JPY 123,50, maka EUR/JPY akan sama dengan 1,0100 x 123,50 = 124,73. Kalkulasi pada cross-rate EUR/GBP, CHF/JPY ditentukan dengna divisi: EUR/GBP = EUR/USD / GBP/USD, CHF/JPY = USD/CHF / USD/JPY. Contohnya, apabila nilai EUR/USD 1,0100 dan GBP/USD 1,5720, maka EUR/GBP akan sama dengan 1,0100 / 1,5720 = 0,6425.
15. Liquidity
Liquidity (likuiditas) adalah perilaku pasar atau keamanan yang pasti, ditentukan dalam pembelian atau penjualan mungkin dilakukan secara cepat oleh investor tanpa harus mengalami kerugian yang signifikan. Dalam sektor perbankan hal ini menjelaskan kesempatan bank dalam melakukan pembayaran terkini dan untuk bertanggung jawab akan kewajibannya oleh dana moneter.
16. Client's log file
Client's log file adalah file yang dibuat oleh terminal klien yang merekam seluruh permintaan dan order yang dikirim oleh klien kepada dealer secara akurat.
17. Server's log file
Server log file, adalah file yang dibuat oleh server yang mencatat seluruh permintaan dan order yang diterima dealer dari klien sama halnya dengan memproses hasil dengan ketepatan.
18. Margin

Margin adalah jumlah uang yang tersedia dalam akun yang dapat digunakan untuk membuka deal.
19. Non-market

Kuotasi non market adalah kuotasi (level harga) didalam gap harga, beberapa tanda harga dari nilai yangf sama, yang membentuk price gap (selisih harga), tampilan kuotasi karena kekacauan harga dan level harga yang dikembangkan tanpa statistik makro ekonomi apapun, dengan dampak besar dalam nilai.
20. Normal market conditions

Normal market conditions - pernyataan pasar, melengkapi masing-masing syarat berikut: ketiadaan terobosan yang dapat terlihat dalam hubungan dengan kuotasi platform trading; ketiadaan dinamika dorongan harga; ketiadaan selisih harga yang penting.
21. Trading operation volume

Trade operation volume (Volume operasi trading) adalah jumlah lot yang digandakan oleh ukuran lot.
22. Order

Order adalah perintah untuk melakukan transaksi tertentu dalam akun. Ada tipe yang berbeda-beda dalam order yang bergantung pada pasar dan instrumennya. Selain itu, susunan tipe order yang tersedia dengan broker yang berbeda juga dapat bervariasi dan dapat termasuk (khususnya pada pasar saham) perintah yang sedikit berbeda. Jangan tetapkan order, jika anda tidak terlalu jelas dengan artinya!
23. Open position

Open position (posisi terbuka) adalah hasil dari bagian pertama transaksi yang sudah selesai. Pada pembukaan posisi, klein menyetujui kewajiban berikut: melakukan deal kebalikan dari jumlah yang sama; mengelola ekuitas (level)tidak lebih rendah dari 10% margin yang dibutuhkan.
24. Market opening

Market opening (pembukaan pasar) adalah permulaan trading setelah akhir pekan, hari libur, atau sisa interval antara sesi trading.
25. Pending order

Pending order adalah penetapan untuk pembukaan posisi trading dan merupakan permintaan untuk pembelian/penjualan pasangan mata uang dalam hal pencapaian tingkat pasar, nilai, dan yang disebutkan dalam order.
Terdapat empat tipe pending order:
Buy Limit – membeli ketika harga permintaan sama dengan nilai yang disertakan. Dengan ini, level harga saat ini lebih dari nilai penetapan order. Khususnya, order dari tipe ini ditetapkan bergantung pada harga instrumen, dengan diturunkannya ke level tertentu, akan memberhentikan penurunannya dan akan naik. Anda dapat menetapkan order Buy Limit diatas harga permintaan yang ada, Anda harus menggunakan order tipe Buy Stop untuk hal ini.
Buy Stop – membeli ketika harga permintaan mendatang sama dengan nilai yang ada. Dalam hal ini, level harga yang ada kurang dari nilai order penetapan. Khususnya, order tipe ini ditetapkan dalam kepercayaan bahwa harga instrumen akan menguasai beberapa level dan terus naik. Anda dapat menetapkan order Buy Stop di bawah harga permintaan yang ada, Anda harus menggunakan order tipe Buy Limit untuk hal ini.
Sell Limit – menjual ketika harga penawaran mendatang sama dengan nilai yang ada. Dalam hal ini, level harga kurang dari nilai order yang ditetapkan. Khususnya, order tipe ini ditetapkan berdasarkan kepercayaan harga instrumen, dengan ditingkatkanya ke level tertentu, akan menghentikan kenaikkan dan mulai menurun. Anda dapat menetapkan order Sell Limit di bawah harga penawaran yang ada, Anda harus menggunakan tipe order Sell Stop untuk hal ini.
Sell Stop – menjual ketika harga penawaran mendatang sama dengan nilai yang ada. Dalam hal ini, level harga saat ini lebih dari nilai order yang ditetapkan. Khususnya, order tipe ini ditetapkan dalam kepercayaan bahwa harga instrumen, dengan diturunkan ke level tertentu, akan meneruskan penurunan. Anda dapat menetapkan order Sell Stop di atas harga penawaran yang ada, Anda harus menggunakan tipe order Sell Limit untuk hal ini.
Untuk menetapkan pending order, Anda harus mengklik "New Order" dan mengubah tipe order dari "Immediate Execution" menjadi "Pending Order".
Ketika Anda memilih tipe "Pending order", beberapa kolom akan muncul, dimana Anda harus menyertakan syarat eksekusi order:
- pasangan mata uang, volume, dan nilai posisi yang terbuka, untuk memilih tipe order, stop loss dan take profit, dan, jika diharuskan, menyediakan komentar Anda dan untuk menetapkan tanggal batas akhir saat pending order akan dihilangkan dari program.
Setelah menetapkan karakteristik yang diharuskan, tekan "Set order" untuk persetujuan syarat penempatan order dan eksekusi. Anda dapat melihat order dalam kolom "Terminal", tab "trade". Untuk mengubah syarat pending order atau untuk menghapusnya, Anda harus mengklik kanan dan pilih "modify or remove the order" dalam menu yang muncul.
26. Pips

Pip atau poin adalah perubahan terkecil dalam harga. Contoh, untuk harga awal sebesar 1,1244 tetapi menjadi setara dengan 1,1245, berubah sebanyak 1 pip (poin).
26. Pipsing
Sebenarnya, pendekatan pada trading sedikit rumit, tetapi disamping itu, hampir semua pemula mencoba melakukan trading dalam berbagai cara.
Mengenai metodenya,
Pendekatan ini digunakan untuk menghasilkan profit dari fluktuasi dalam satu hari. Selama satu hari, beberapa trader membuat lebih dari 200 deal, periode posisi dalam hal ini sekitar beberapa menit. Tentu saja, profit oleh posisi ini secara terpisah berukuran kecil, tetapi dapat mencapai jumlah yang signifikan dalam total.
Gagasan dari pipsers – menghasilkan keuntungan dalam pergerakkan intraday. Rata-rata selama satu hari, mata uang bergerak sekitar 50-60 poin. Namun, hal ini dapat dikalkulasikan apabila kita mengambil harga dari pembukaan hari dan harga penutupan hari. Tetapi apabila kita mengingat, nilai mata uang tidak terus naik atau turun dalam satu hari, tetapi membuat fluktuasi yang tidak signifikan, ini akan menjadi akhir bahwa mata uang bergerak untuk poin yang lebih banyak di satu hari. Pipsers mencoba menangkap fluktuasi tersebut.
Pendekatan ini dibandingkan dengan rulet - metode bermain yang sama, kira-kira kesempatan yang sama, walaupun kemungkinan kemenangan pada Forex menggunakan pendekatan ini dua kali lebih tinggi.
Sistem ini sangat buruk. Ada beberapa alasan untuk hal ini.
1. Mencoba untuk tidak meleawatkan pergerakkan nilai bahkan yang terkecil, pipser menggunakan level batas kerugian (stop-loss) yang sangat dekat dengan pasar.
Dalam penetapan level ini, kemungkinan mendapat kerugian selama keriuhan pasar sangat tinggi, bahkan apabila anda menentukan arah tren dengan benar tetapi salah menilai kekuatan kenaikkan atau pertahanan. Sangat mudah untuk membuat kesalahan dalam mengetahui arah untuk jam selanjutnya. Lebih sulit lagi untuk menentukan tujuan pergerakkan harian.
Keputusan paling sederhana dalam melindungi dari eksekusi order yang menetapkan kerugian adalah ketiadaan order ini, tetapi kemudian anda memiliki resiko untuk kehilangan lebih banyak dana setelah pergerakkan yang cepat menentang anda, ketika harga bergerak tidak terlihat mundur ke level tersebut dalam beberapa menit atau mungkin jam. Trading dengan bagian besar deposit tanpa menggunakan Stop-Loss dapat mengarah pada Margin Call, contohnya kehilangan seluruh deposit.
2. Tekanan ketika anda melakukan trading dengan uang sebenarnya. Biasanya, strategi ini pertama digunakan pada akun DEMO, dimana anda hanya menggunakan uang virtual, jadi tidak ada ketakutan untuk kehilangan, dan eksekusi order dibuat secara otomatis, instant.
Jadi ada beberapa faktor, kecepatan eksekusi permintaan dan tekanan yang akan memburuk bersamaan dengan setiap pip dari perubahan harga menentang keinginan anda. Pipsing memberikan tekanan terus menerus yang disebabkan oleh tekanan dari keputusan rasional yang tidak dapat anda buat.
Dan juga kami harus sebutkan bahwa broker tidak menyukai klien yang meminta sejumlah besar operasi. Ada beberapa batas kuantitas permintaan dalam satu uni waktu dan pelanggan yang meminta order terus menerus setiap detik dapat diminta untuk menutup akun.
Scalping lebih dekat dengan pencapaian beberapa hasil positif. Hampir sama dengan pipsing, tetapi tujuannya lebih dari beberapa pip dalam satu posisi.
Ini adalah beberapa peraturan dalam taktik Scalping:
Pekerjaan serempak dengan beberapa pasang mata uang dan usaha investigasi pergerakkan mereka. 90 persen sistem ini berdasarkan pada pergerakkan kelompok mata uang melawan dolar AS. Walaupun ada sistem berdasarkan pada euro dan pound. Mesin mata uang dan mata uang yang ada telah dipilih, contohnya EUR/USD dipilih sebagai alarm, AUD/USD adalah mata uang untuk trading (seharusnya, merkea bergerak dengan penundaan dibandingkan dengan euro). Grafik M1 atau grafik garis dipilih. Mayoritas manipulasi dilakukan oleh order.
Keterangan diatas didiskusikan secara aktif pada forum yang berbeda. Penggunaan pendekatan ini membutuhkan kesabaran dan reaksi yang baik.
27. Fully completed transaction
"Complete closed transaction" - transaksi yang benar-benar selesai terdiri dari dua operasi trading yang berlawanan dengan volume yang sama (posisi pembukaan atau penutupan): pembelian dengan penjualan lebih lanjut atau penjualan diikuti oleh pembelian.
27. Quotations' flow
Quotation's Flow atau laju kuotasi adalah harga untuk setiap instrumen dalam platform trading.
28. Point
Point (pip) adalah perubahan terkecil dalam harga mata uang dalam angka kuotasi terakhir (angka terakhir dari desimal)
29. Free margin
Free Margin - dana yang tidak digunakan untuk keamanan posisi yang dibuka. Free margin dikalkulasikan dengan rumus: Free Margin = Equity – Margin.
30.Swap (swap - storage)
Swap adalah jumlah uang yang ditambahkan ataupun dikurangkan pada akun klien karena melewatkan posisi terbuka lebih dari semalam.
Komentar
Posting Komentar